Welcome to KPFEP


Motto

'Akauntan Menerajui Masa Hadapan'


Visi

'Memberi peluang kepada mahasiswa/i perakaunan untuk berinteraksi bersama badan-badan luar seperti badan profesional'


Misi

'Melahirkan mahasiswa/i yang berketerampilan, berdaya saing serta mampumengharungi cabaran arus globalisasi'

_____________________________________________________________

Sunday, August 22, 2010

Riwayat dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Hak seseorang Muslim terhadap Muslim lainnya ada lima: menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan orang yang bersin.”

Mendoakan Ketika Bersin

bersin 201x220 Bersin 161 Kilometer/Jam

  1. Orang yang bersin ucap – Alhamdulillah (segala puji bagi Allah)
  2. Orang yang mendengar ucap – yarhamukallah (semoga Allah merahmatimu)
  3. Orang yang bersin ucap lagi – yahdikumullah wa yushlihu balakum (semoga Allah memberikan hidayah dan memperbaiki keadaanmu)

Ada cerita mengenai dua orang yang bersin berdekatan Nabi Muhammad SAW. Baginda mendoakan (tasymit) seorang daripada keduanya, namun tidak mendoakan seorang yang lain. Ditanya alasannya, Rasulullah menjawab: “Sebab yang seorang mengucapkan ‘alhamdulillah’, sedangkan yang seorang lagi tidak membacanya.” (Hadis riwayat Bukhari).

Jadi orang bersin dan tidak membaca alhamdulillah tidak layak didoakan kerana tidak bersyukur nikmat yang Allah SWT kurniakan. Pada hal bersin termasuk antara nikmat daripada Allah yang manfaatnya sangat besar dan mustajab. Bersin adalah mekanisme pertahanan tubuh untuk mencegah masuknya zat luar ke dalam tubuh.

Sunnahnya orang bersin merendahkan suaranya supaya tidak mengganggu dengan meletakkan tangannya atau pakaiannya ke wajahnya.

Abu Hurairah berkata: “Doakan saudaramu yang bersin sebanyak tiga kali, kalau lebih daripada tiga maka dia sedang selesema.

cermin diri

1. Senyum itu tanda kemesraan, diberi kepada manusia dianggap sedekah. Ketawa itu lambang kelalaian. Selalu dilakukan hati akan mati. Dibuat di hadapan manusia menghilangkan maruah diri.

2. Setiap kesalahan yang dilakukan jadikanlah pengajaran, insaflah ini tanda kelemahan diri, kesalilah keterlanjuran itu dan berazamlah tidak mengulanginya lagi.

3. Syukur nikmat dan sabar di dalam ujian amat mudah diucapkan tetapi amat sulit dilaksanakan.

4. Kesenangan dan kemewahan selalunya membawa kepada kesombongan dan kelalaian. Kesusahan dan penderitaan itu, selalunya membawa kekecewaan dan putus asa, kecuali orang yang mukmin.

5. Di antara tanda-tanda orang-orang yang sombong itu cepat melahirkan sifat marah, suka memotong percakapan orang, suka bermujadalah yakni bertegang leher, nampak di mukanya rasa tidak senang jika ada orang yang lebih darinya di satu majlis, bercakap meninggikan suara, pantang ditegur, tidak ada tanda-tanda kesal di atas kesalahan.

6. Orang yang sudah hilang sifat marah (dayus), cepat melahirkan sifat marah (lemah mujahadah). Orang yang ada sifat marah tapi dapat disembunyikan kecuali di tempat-tempat yang munasabah inilah manusia normal.

7. Tahu diri kita hamba itu adalah ilmu, merasa diri kita itu hamba itu penghayatan, yang kedua inilah akan lahir sifat tawaduk, malu, khusyuk, takut, hina dan lain-lain lagi sifat kehambaan.

8. Jika kita mengingati dosa, kita tidak nampak lagi kebaikan kita, apatah lagi untuk dibanggakan.

9. Lahirkan kemesraan kita sesama manusia kerana itu adalah haknya tapi jangan putus hati kita dengan ALLAH, ini adalah hakNYA pula.

10. Apabila rasa senang dengan pujian, rasa sakit dengan kehinaan menunjukkan kita ada kepentingan peribadi, tanda kita tidak ikhlas membuat sesuatu kebaikan.

cermin diri

1. Senyum itu tanda kemesraan, diberi kepada manusia dianggap sedekah. Ketawa itu lambang kelalaian. Selalu dilakukan hati akan mati. Dibuat di hadapan manusia menghilangkan maruah diri.

2. Setiap kesalahan yang dilakukan jadikanlah pengajaran, insaflah ini tanda kelemahan diri, kesalilah keterlanjuran itu dan berazamlah tidak mengulanginya lagi.

3. Syukur nikmat dan sabar di dalam ujian amat mudah diucapkan tetapi amat sulit dilaksanakan.

4. Kesenangan dan kemewahan selalunya membawa kepada kesombongan dan kelalaian. Kesusahan dan penderitaan itu, selalunya membawa kekecewaan dan putus asa, kecuali orang yang mukmin.

5. Di antara tanda-tanda orang-orang yang sombong itu cepat melahirkan sifat marah, suka memotong percakapan orang, suka bermujadalah yakni bertegang leher, nampak di mukanya rasa tidak senang jika ada orang yang lebih darinya di satu majlis, bercakap meninggikan suara, pantang ditegur, tidak ada tanda-tanda kesal di atas kesalahan.

6. Orang yang sudah hilang sifat marah (dayus), cepat melahirkan sifat marah (lemah mujahadah). Orang yang ada sifat marah tapi dapat disembunyikan kecuali di tempat-tempat yang munasabah inilah manusia normal.

7. Tahu diri kita hamba itu adalah ilmu, merasa diri kita itu hamba itu penghayatan, yang kedua inilah akan lahir sifat tawaduk, malu, khusyuk, takut, hina dan lain-lain lagi sifat kehambaan.

8. Jika kita mengingati dosa, kita tidak nampak lagi kebaikan kita, apatah lagi untuk dibanggakan.

9. Lahirkan kemesraan kita sesama manusia kerana itu adalah haknya tapi jangan putus hati kita dengan ALLAH, ini adalah hakNYA pula.

10. Apabila rasa senang dengan pujian, rasa sakit dengan kehinaan menunjukkan kita ada kepentingan peribadi, tanda kita tidak ikhlas membuat sesuatu kebaikan.

Thursday, August 19, 2010

Curriculum Vitae vs. Resume

The terms 'Curriculum Vitae' and 'resume' are generally interchangeable. However, few people know that they do differ in many ways. It is true that both are lists of the most relevant information of a person pertaining to job seeking. Both are used for the same purpose - i.e. seeking employment.

However, there are a few basic differences, i.e. while the Curriculum Vitae represents an in-depth and structured information about the professional experience and qualification of a person, the resume usually is the same thing in a very short form - hence, the name. The resume would usually represent a skeletal representation of what would otherwise be included in depth and detail in the Curriculum Vitae. This is why typically a CV would be two to three pages while the resume would not normally exceed one page.

The Curriculum Vitae is the most accepted form for job applications all over the world. You would find some basic variations in the order of presentation from country to country and sometimes from company to company. However, in terms of content, it basically remains the same.

The resume, on the other hand is the most accepted form for job applications in USA. Here, the Curriculum Vitae would be used exclusively for jobs in academics. A detailed Curriculum Vitae would also be demanded when you apply for government grants.

The Curriculum Vitae

The main features of the CV are outlined in brief below:

1. The Curriculum Vitae is a list of all your achievements until the date you are submitting it, presented in reverse chronological order (i.e. the latest achievements first)
2. The Curriculum Vitae is ideally two pages in length, though it can sometimes go up to three to five pages
3. The Curriculum Vitae would include everything that you have done and can be classified as work outside the home - whether paid or unpaid; hence, it is okay if the Curriculum Vitae contains voluntary and honorary positions and work done in such positions
4. The Curriculum Vitae structure is very systematic and is generally drawn in a specific order
5. The Curriculum Vitae is normally accompanied by a cover letter, which summarizes what it contains and points out the match of the applicant with the job
6. A Curriculum Vitae can be written in the following three styles: functional CV, targeted CV and performance CV

The Resume

The main features of the Resume are as under:

1. A resume is a precise and very brief document representing at-a-glance your key skills and main achievements
2. A resume should not be longer than one page, unless in rare exceptions
3. A resume would contain of only what is strictly relevant to the job applied and nothing else - it is more important here to have all the information contained within one page, that representing the information it in totality
4. The resume would highlight your skills and achievements above all other things
5. The resume is usually presented without a cover letter because the main reason you are submitting the resume, is fast processing; a cover letter would defeat the purpose
6. A resume usually can be written in three very different styles - (i) Chronological resume - whereby your skills and main achievements are listed by date starting with the most recent ones first, (ii) Functional resume - whereby your skills and experience are more highlighted than anything else and (iii) a combination of both - whereby both skill and achievements are presented hand-in-hand.

Curriculum vitae and Resume - So Similar Yet Different!